"Aku adalah Pena, yang hanya berfungsi ketika ku berkarya"

Minggu, 15 April 2012

Cuma Karena Malam

Genderang sunyi senyap, dan aku masih mentabukan diri aku ada. Mengapa silau nampak kacau. Mengapa jaya kusam tak bercahaya seperti biasanya. Napas tergantung naluri bertahan yg semakin hari semakin lemah, mengucurkan banyak darah, lama-lama bernanah. . . Menjijikan.

Aku, meng-aku. . Menepukan dada, bangga. Aku yang bukan apa, terlontar dalam ruas jalan persaingan,kuat. Tak cukup aku kuat. Tak pula cukup sebuah akal, ini nyata, ini realita. Aku, adalah ayat, yang kelak kau tentukan titik sebelum sebuah baris tanda tanya.

Published with Blogger-droid v2.0.4

0 komentar:

Posting Komentar